Desa
Jaring Halus

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
DERMAGA HILIR MUDIK DERMAGA DESA JARING HALUS

Info

Berita / Artikel

Sejarah Desa

Di pesisir pantai Kecamatan Secanggang terbentang sebuah pulau kecil tepatnya di muara sungai Secanggang, dari situlah nelayan-nelayan hilir mudik pergi ke laut mencari ikan dan udang untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan sering juga dari kuala itu nelayan-nelayan berlayar ke negeri seberang yaitu Malaya yang sekarang ini disebut Malaysia.

Pada waktu itu Malaya terjadi perang antara rakyat Malaya dengan penjajah Inggris yang kala itu perang tersebut dinamakan PERANG LARUT, sebagai Panglima Laskar Malaya adalah Panglima Selampit, ada diantara salah satu rakyat dari Malaya yang tidak tahan menghadapi peperangan tersebut mereka lari menuju arah Indonesia, maka bertebaranlah rakyat Malaya melarikan diri ke Indonesia hampir disetiap pelosok Indonesia ada orang Malaya, salah satu dari rombongan orang Malaya melarikan sanak keluarga termasuklah rombongan ABU BAKAR BIN AWANG yang asalnya atau tempat lahir Kampung Sungai Layar. Kedah Sungai Petani Malaya pada waktu rombongan ABU BAKAR BIN AWANG meninggalkan Malaya dengan membawa rombongan sanak keluarga hanya menggunakan tongkang menuju ke tanah Deli. Dari Kuala Deli rombongan berlayar menyusuri kuala-kuala menuju ke arah barat lalu rombongan terdampar di Pulau Sembilan. Ini terjadi tahun 1908, belum sempat satu tahun mereka tinggal di Pulau Sembilan, rombongan melarikan diri dari Pulau Sembilan menuju Pangkalan Berandan, karena terjadinya peperangan Aceh melawan Belanda. Belum satu tahun romongan di Pangkalan Berandan, Belanda sudah masuk kota Pangkalan Berandan, lalu rombongan pak ABU BAKAR BIN AWANG lari lagi pada tahun 1910, beliau dan rombongan bertempat tinggal di Paluh Berembang Tanjung Pura. 3 tahun lamanya keluarga tersebut bertempat tinggal di Paluh Berembang, kemudian pindah lagi ke Nibung Hangus,  Pematang Buluh. 2 tahun rombongan keluarga tinggal di Nibung Hangus, kemudian pindah lagi ke daerah Secanggang tepatnya di Nipah Panjang, sumber mata pencaharian mereka membelat, mancing dengan menggunakan perahu kayuh menuju ke Kuala Secanggang yang sekarang dinamakan Jaring Halus, mengingat jarak tempuh berkayuh dari Nipah Panjang ke kuala terlalu jauh maka Pak ABU BAKAR BIN AWANG mengajak keluarga mandah

ke Kuala Secanggang dengan membuat Jambau/Pondok tempat persinggahan sementara. Sedangkan hasil Belat dan Pancing semuanya dijadikan Ikan Asin, sehingga seminggu sekali baru dijual ke Secanggang ditukar dengan Beras, Ubi dan Pisang untuk kebutuhan sehari-hari.

SEBELUM JADI KAMPUNG

Setiap Pak ABU BAKAR BIN AWANG singgah di Jambau/Pondok, beliau selalu berjalan-jalan di hutan Jaring Halus, lalu beliau tertarik untuk membuat perkampungan, mengingat daratannya tinggi, pantainya luas dan indah kemudian Pak ABU BAKAR BIN AWANG membuka hutan tersebut bersama keluarga, di Pulau itu banyak ditemukan Rumput Jari-Jari yang halus yang bentuknya seperti jari lima, lalu rombongan keluarga dibawa pindah ke daerah pulau ini, karena pulau ini tak punya nama, Pak ABU BAKAR BIN AWANG membuat nama Kampung Rumput Jari Halus. Sebelum beliau membuat perkampungan ini beliau terlebih dahulu meminta izin kepada Sultan Langkat (Sultan Musa) melalui perantara Datok Secanggang, lalu Sultan mengizinkan pulau itu dijadikan perkampungan. Dari kelaziman kata, Jari Halus, maka timbullah perkataan JARING HALUS sampai sekarang ini.

MUNCUL ADAT JAMU LAUT (SUKURAN LAUT)

Tepat pada tanggal 11 April 1917, rombongan keluarga Pak ABU BAKAR BIN AWANG tinggalk di kampung Jaring Halus, beliau sering didatangi makhluk halus agar beliau setiap tahun mengadakan kenduri di pantai dengan membawa anak pinak seluruh keluarga yang tinggal di kampung ini, konon kabarnya apabila hal tersebut tidak dilaksanakan makhluk halus itu akan mengganggu anak pinak yang tinggal di kampung ini, sebelum Pak ABU BAKAR BIN AWANG menerima perjanjian ini, beliau terlebih dahulu mengahadap ke Sultan Langkat (Sultan Musa) lalu Sultan membenarkan acara ini dibuat sekaligus Sultan mengangkat ABU BAKAR BIN AWANG menjadi Pawang Laut dan Pantai di wilayah pesisir pantai Langkat.

Pada masa itu acara kenduri atau kenduri pantai dibuat satu tahun sekali, kemudian penduduk kampung semakin bertambah banyak, Pak ABU BAKAR BIN AWANG semakin tua lalu diwariskan acara kenduri laut atau

kenduri pantai kepada anaknya yang perempuan bernama ARBAI. Beberapa kali ARBA’I membuat acara kenduri laut atau kenduri pantai tepat pada hari senin tanggal 6 Juni 1950 Pawang ABU BAKAR BIN AWANG meninggal dunia dan dimakamkan di Dusun Pematang Buluh, Desa Tanjung Ibus. Beliau salah satu murid tuan Guru Babussalam Besilam tuan Syech ABDUL WAHAB ROKAN. di bawah Sultan Langkat, Pawang ABU BAKAR adik seperguruan Sultan Langkat. Walaupun beliau telah meninggal dunia, namun acara kenduri laut atau kenduri pantai tetap berjalan seperti biasa, kemudian ARBA’I anak Pawang ABU BAKAR menyerahkan kepawangan ini kepada suaminya yang bernama Pawang RAMLI, lalu Pawang RAMLI mengadakan musyawarah dan membuat perjanjian kepada makhluk halus atau gaib untuk membuat acara kenduri laut atau kenduri pantai menjadi tiga tahun sekali dan namanyapun diganti dengan Jamuan Laut atau Sukuran Laut.

 

Pada tahun 1973 Pawang RAMLI meninggal dunia, lalu pemegang acara adat Jamuan Laut atau Sukuran Laut diwariskan kepada Pak ZAKARIA anak Pawang RAMLI, cucu dari Pawang ABU BAKAR. Pawang ZAKARIA sebelum menjadi pawang laut, ianya sudah menjadi Kepala Desa Jaring Halus lebih kurang 23 Tahun dari 1970-1993.

 

Yang pernah menjadi Penghulu/Kepala Kampung/Desa Jaring Halus adalah :

  1. Pawang Abu Bakar 8.     Zakaria (1970-1993)
  2. Abdul Ghoni 9.     Sofyan (Pjs)
  3. Safi’I 10.   M. Kasim (1997-1999)
  4. Cek Lah (Abdullah) 11.   Aliandi (Pjs)
  5. Bidin 12.   Sa’ari (2003-2007)
  6. Abdul Zailani 13.   Tohar (±8 Bln Pjs)
  7. Khatab 14.    Salim (2008-2012)
  8. Akhyar (± 1½ Bln Pjs)
  9. Muktamar Laia (2013–2019)
  10. H.Usman S.Pd. ( 2019/ Sampai     

               habis Masa jabatan

 

(Sumber sejarah : ZAKARIA, mantan Ka. Desa Jaring Halus)

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Pawang Bakar No.4 Dusun III Jaring Halus
Desa : Jaring Halus
Kecamatan : Secanggang
Kabupaten : Langkat
Kodepos : 20855

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.646.592.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Belanja

Anggaran:Rp 1.783.183.648,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Pembiayaan

Anggaran:Rp -285.183.296,00
Realisasi:RP 0,00

0%

APBDes 2025 Pendapatan

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Anggaran:Rp 6.000.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Dana Desa

Anggaran:Rp 995.378.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 28.940.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 610.274.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 6.000.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 670.894.599,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 722.348.563,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 159.000.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 130.094.086,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 100.846.400,00
Realisasi:RP 0,00

0%